Gelar Sosialisasi Posyandu 6 SPM, Lurah Kota Tekankan Partisipasi Semua Pihak Demi Meningkatkan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup Masyarakat.
Kelurahan Kota Bengkalis - Dalam rangka mensosialisasikan transformasi baru dibidang kesehatan, Pemerintah Kelurahan Kota bekerjasama dengan Puskesmas Bengkalis melaksanakan Pembinaan Tata Kelola Penyelenggaraan Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K) dan
Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu konsep baru yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan enam bidang utama: Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum, dan Sosial.
Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan manfaat yang lebih besar dan dekat kepada masyarakat. Dalam hal ini terdapat 4 Posyandu di wilayah kerja kelurahan kota: Posyandu Belimbing, Posyandu Anggrek, Posyandu Mangga dan Posyandu Kemala.

Jumat, 19 Juni 2026 bertempat di Aula Kantor, Tim Pembina yang terdiri dari perangkat kelurahan dan seluruh Kader Posyandu kompak hadir menjadi peserta sosialisasi. Adapun narasumber langsung dari Kepala UPT dan Promkes Puskesmas Bengkalis.
Dalam arahannya, Lurah Kota, Muhammad Nuryan Friady, S.STP, menyambut baik langkah sosialisasi yang dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dan kepedulian dibidang kesehatan masyarakat.
“Dengan mengintegrasikan 6 bidang SPM ini, saya berharap Posyandu dapat memberikan layanan yang lebih komprehensif dan berdampak positif bagi masyarakat tentunya melalui peran, kerjasama dan partisipasi seluruh pihak baik itu secara langsung maupun tidak langsung sehingga hal ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai harapan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis melalui program unggulan Bermasa,”ucap Lurah.

Kepala Puskesmas, Hj. Rima Budiarti, pada kesempatan yang sama turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran dan kerjasama perangkat kelurahan beserta seluruh kader posyandu. Beliau berharap kedepan fasilitas bangunan semakin memadai dan pelayanan kesehatan menjadi semakin baik.

Sementara itu, dalam materi sosialisasi yang disampaikan oleh Promkes Yeni Sunarsih, Kader mendapatkan ilmu dan pembekalan tentang bagaimana seharusnya Posyandu 6 Bidang SPM berjalan sesuai dengan Permendagri nomor 13 Tahun 2024.
Ada 3 perbedaan transformasi dari posyandu ILP menjadi posyandu 6 SPM yaitu dari segi pelayanan, kelembagaan dan pembinaan.

Kegiatan berlangsung baik dan lancar diselingi sesi tanya jawab dan sharing, diharapkan sosialisasi ini memberikan ilmu dan semangat baru sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara terpadu, efektif, dan berkesinambungan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar Posyandu benar-benar menjadi pusat layanan dasar.
Bagikan ke :






